Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2024

SAYEMBARA

Gambar
Menggangkat Langit Begawat: Wahai gemati, sejenak telah kau duduki singgasana sabar ini. Siapakah gerangan yang kau nanti? Gemati: Ampunkan diriku, baginda begawat yang bijaksana, pembawa cahaya kebenaran. Semoga diriku tak mengganggu semedimu. Aku sengaja menunggu di sini agar bisa berkonsultasi denganmu. Begawat: Wahai Gemati, bukankah kau masih ingat saat kita berlatih ilmu pedang bersama di padepokan ini? Sekarang, teman-teman seperguruanmu sudah pergi mengikuti sayembara menaklukan Langit. Mereka ingin menguji kehebatan ilmu bilah pedangnya dalam sayembaran itu. Lalu, mengapa kau masih di sini? Apa yang membuatmu ragu untuk ikut serta dalam sayembara yang mengasyikkan itu? Gemati: Yang mulia begawat, mohon ampun atas segala kekuranganku. Aku memang murid yang paling bodoh di antara murid-muridmu. Sebenarnya, aku sudah mencoba mengikuti sayembara. Namun, di tengah perjalanan, aku menghadapi banyak rintangan sehingga terpaksa kembali ke sini. Ingin sekali aku bertanya banyak hal, Be...

Hati, Pikiran, dan Dunia (Pencarian Kebenaran)

Gambar
Gemati: Guru mulia, hamba telah menyebrangi samudra pengetahuan, namun selalu tersesat. Apakah lautan ini terlalu luas, atau hamba yang keliru memilih arah? Begawat: Anakku, janganlah berkecil hati. Dalam dan luasnya lautan ilmu, kesalahan itu adalah kompas yang akan menuntunmu pada kebenaran. Jikalaupun kamu tersesat di belahan lautan sana, setiap ayunan dayungmu adalah petunjuk menuju jalanmu yang benar. Fallibilisme adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Konsep ini sangat penting bagi ilmu pengetahuan, ini dikarenakan ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran. Karena itu mereka mengharapkan suatu pengetahuan menjadi seakurat mungkin. Ketika “anak melakukan kesalahan” itu ialah bagian dari “kebenaran dalam filsafat” (faham fallibilisme). Jangan tergesa menyalahkan anak jika Salah dalam menjawab pertanyaan. Karena jika dia belum belajar, maka jawaban-nya yang Salah menjadi Benar dalam keadaannya. Jika anak belum membaca petunjuk, maka adalah Benar jika nilainya...

Metafisik?

Gambar
Metafisika merupakan bagian dari aspek ontologi ilmu dalam kajian filsafat. Metafisika merupakan bagian Falsafah tentang hakikat yang ada di sebalik fisika. Hakikat yang bersifat abstrak dan di luar jangkauan pengalaman manusia. Sederhananya, metafisika adalah studi tentang hal-hal yang berada di luar jangkauan ilmu pengetahuan empiris. Metafisika berusaha memahami realitas yang lebih mendalam dan abstrak, seperti keberadaan Tuhan, jiwa, atau makna kehidupan. Keberadaan metafisika dalam ilmu pengetahuan memberikan banyak wawasan bagaimana metafisika merupakan hal substantive dalam menelaah lebih jauh konsep keilmuan dalam menunjang kejayaan manusia didalam berfikir dan menganalisis. Metafisika dapat dianggap sebagai "Filsafat di balik Fisika". Jika Fisika menjelaskan bagaimana alam semesta bekerja, Metafisika mencoba memahami mengapa alam semesta ada dan apa makna di balik keberadaannya. Percakapan sederhana berikut akan mempermudah dalam memahami apa itu metafisika?...